facebooklogocolour

Piala Dunia Qatar: Korupsi, Eksploitasi, dan Kemunafikan

master 52j20H8DKY 904 piala dunia qatar 2022Kontroversi Piala Dunia Qatar mulai muncul pada 2011 ketika mantan wakil presiden FIFA Jack Warner mengklaim bahwa Qatar membeli suara dalam proses pemilihan tuan rumah Piala Dunia 2022. Selain itu, muncul laporan yang menambah detail bahwa pemerintah Qatar mengeluarkan $1,5 juta untuk menyuap eksekutif sepakbola Afrika untuk memilih Qatar. Kemampuan Piala Dunia untuk meraup untung yang sangat besar melalui turisme, sponsor perusahaan, penjualan tiket, serta merchandise menjadi peluang bisnis yang langka sehingga pantas diperebutkan dengan segala cara. Kapitalis Qatar diprediksi akan meraup keuntungan sebesar $17 miliar dari penyelenggaraan Piala Dunia 2022. 

Kasus Gagal Ginjal: Kapitalisme membuat kita sakit

GagalGinjalBPOM memang telah merilis sejumlah merek obat sirup yang diduga mengandung cemaran kimia berbahaya. BPOM juga telah memerintahkan produsen merek obat sirup tersebut untuk menarik produknya dari pasar. Tetapi langkah ini belum cukup, karena hingga saat ini BPOM maupun Kemenkes belum memberikan penjelasan pasti mengenai keterkaitan penggunaan obat sirup tersebut dengan gagal ginjal akut.

 

Tragedi Kanjuruhan: Brutalitas Aparat dan Profit Kapitalis Sepak Bola

kegunaan gas air mata sebenarnya kini jadi sorotan di tragedi kanjuruhan 169Pada kenyataannya, tidak ada tawuran antar suporter karena suporter Persebaya sudah tidak diperbolehkan menghadiri pertandingan. Yang bertanggung jawab atas jatuhnya korban ini adalah langkah-langkah pengamanan dari pihak polisi dan TNI yang brutal dan salah urus dari pihak penyelenggara, dari PSSI, LIB, sampai pemilik klub.

Squid Game: Parodi Horor Kapitalisme

SquidGameCast

Karya seni meniru realitas. Squid Game dan kondisi Korea Selatan saat ini mengekspos permasalahan dasar kapitalisme, yakni konflik antara kaum miskin tertindas dan kaum borjuasi yang diwakili oleh chaebol yang menguasai kekuatan ekonomi.