Asal-usul dan perkembangan historis Hari Perempuan Pekerja Internasional
Sejarah 8 Maret mengajarkan bahwa pembebasan perempuan tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan perjuangan yang lebih luas melawan kapitalisme.
Sejarah 8 Maret mengajarkan bahwa pembebasan perempuan tidak pernah berdiri sendiri, melainkan selalu terkait dengan perjuangan yang lebih luas melawan kapitalisme.
Teror terhadap aktivis hanya bisa dilawan dengan kekuatan kolektif dari bawah, melalui solidaritas luas dan aksi massa untuk mempertahankan ruang demokrasi.
Invasi AS-Israel ke Iran memiliki konsekuensi serius terhadap ekonomi dunia. Solusi sejati hanya datang dengan menggulingkan sistem ini.
Vonis terhadap Fandi memperlihatkan hukum tajam ke bawah tetapi lunak ke atas hukum hanya berlaku bagi mereka yang lemah sedangkan kelas penguasa bebas menyesuaikan aturan untuk kepentingan mereka sendiri.
Penindasan perempuan setua masyarakat berkelas, dan cara mengakhiri penindasan perempuan adalah mengakhiri masyarakat berkelas itu sendiri.
Rezim kapitalis Prabowo-Gibran telah menjadi penghambat perjuangan hak-hak perempuan dan rakyat. Mereka semuanya harus digulingkan.
Kapitalisme, yang diklaim membawa kemajuan, justru menjadi akar penyebab perang sepanjang sejarah, memicu konflik dari Perang Dunia hingga krisis kontemporer demi perebutan sumber daya.
Pemerintah kapitalis Xanana Gusmão, dengan kebijakan yang mengutamakan proyek infrastruktur dan kapital asing, telah membiarkan rakyat Timor-Leste menderita akibat DBD, menjadikan mereka korban pembunuhan sosial.
Dalam pertambangan nikel, negara tidak hanya mengatur, tetapi juga memfasilitasi kepentingan kapitalis.
Tragedi seorang anak SD yang bunuh diri karena tak mampu membeli perlengkapan sekolah mengungkap kemiskinan struktural dan kegagalan sistem kapitalisme serta negara dalam menjamin kebutuhan dasar kelas pekerja.