ASEAN di Antara Dua Hegemoni
Bagi kaum buruh di seluruh dunia, tidak ada yang patut dirayakan dari persaingan sengit antara Washington dan Beijing. Baik imperialisme AS maupun Tiongkok sama-sama beroperasi di atas logika kapitalisme.
Bagi kaum buruh di seluruh dunia, tidak ada yang patut dirayakan dari persaingan sengit antara Washington dan Beijing. Baik imperialisme AS maupun Tiongkok sama-sama beroperasi di atas logika kapitalisme.
Perdamaian sejati tidak lahir dari dominasi sepihak, tidak dibangun dari perlucutan sepihak tanpa pengakuan hak politik, dan tidak akan pernah tumbuh bila hak menentukan nasib sendiri rakyat Palestina tidak menjadi pusat setiap perundingan.
Krisis Iran sedang diperebutkan: rakyat bergerak, imperialisme mengintai, elit bersiap menyelamatkan diri. Tanpa alternatif revolusioner yang jelas, Iran hanya akan masuk babak chaos baru; jawabannya adalah organisasi buruh dan perebutan kekuasaan.
Menyamarkan penindasan kolonial sebagai kedaulatan dan martabat bukan hanya kebohongan—ini adalah strategi yang secara langsung menyebabkan kebingungan, demoralisasi, dan melemahkan gerakan solidaritas internasional.
Peristiwa di Venezuela berlangsung dengan kecepatan luar biasa setelah serangan pada 3 Januari dan penculikan Nicolás Maduro dan Cilia Flores. AS bergerak sangat cepat untuk menegaskan kendali atas Venezuela.
Pemboman dan penculikan presiden di Venezuela merupakan eskalasi berbahaya dari agresi sepihak Amerika Serikat. Invasi ini digunakan untuk menundukkan pemerintahan yang tidak sejalan dengan kepentingan imperialisme.
Gelombang perlawanan global yang dipimpin oleh Generasi Z sedang mengubah wajah dunia, dan jika revolusi semacam itu menyentuh Tiongkok, dampaknya bisa merubah tatanan sosial dan politik internasional secara mendalam.
Rakyat pekerja AS sedang belajar dari Zohran. Pelajarannya jelas: kaum sosialis harus terus berkata jujur bahwa tanpa menggulingkan kapitalisme, program Zohran tidak akan bisa diwujudkan.
Revolusi yang menggulingkan rezim-rezim lama di Sri Lanka dan Nepal menunjukkan kekuatan massa, namun tanpa kepemimpinan revolusioner yang jelas, kemenangan tersebut hanya kemenangan semu, tanpa perubahan struktural yang nyata.
Seiring dengan meningkatnya ketidakpuasan terhadap pengadaan mobil mewah untuk anggota parlemen, gerakan yang dimulai di Timor Leste kini telah berkembang menjadi protes yang lebih luas, mengungkapkan kemarahan rakyat terhadap sistem yang terus memperburuk kemiskinan dan kesenjangan.