Neraca Awal Demonstrasi 27 Agustus
Momentum besar sudah terkumpul, namun pemerintah berhasil menggembosnya dengan menawarkan janji manis. Tekanan opini publik juga diciptakan yang membuat pejuang Pati mundur.
Momentum besar sudah terkumpul, namun pemerintah berhasil menggembosnya dengan menawarkan janji manis. Tekanan opini publik juga diciptakan yang membuat pejuang Pati mundur.
Massa tumpah ruah di depan gedung DPR. Aksi yang diinisasi oleh rakyat Pati telah menjelma menjadi titik rujukan bagi kemarahan seluruh rakyat atas krisis kapitalisme yang mencekik mereka.
Rakyat Pati bergerak kembali dan membuat cemas penguasa yang masih ingat pada Insureksi Agustus 2025. Semua kekayaan koruptor dan kapitalis yang terlibat KKN harus dinasionalisasi di bawah pemerintahan buruh dan kaum miskin.
Satu tahun telah berlalu sejak Insureksi Agustus 2025, dan krisis kapitalisme tidak semakin membaik dan justru memburuk. Kita harus bersiap untuk ledakan revolusioner selanjutnya, yang akan datang cepat atau lambat.
Revolusi Amerika 1776 menjadi inspirasi bagi proklamasi kemerdekaan, namun ada perbedaan yang mencolok: borjuasi Indonesia adalah pengecut yang tidak mampu menuntaskan revolusi nasional.
Ketika krisis kapitalisme semakin dalam, kelas penguasa mencari kambing hitam untuk mengalihkan kemarahan rakyat dari kemiskinan, pengangguran, PHK, dan mahalnya biaya hidup.
Pembebasan perempuan hanya dapat dicapai dengan menghapus perbudakan domestik melalui layanan publik, kemandirian ekonomi, dan transformasi sosialis.
Perang Iran menguji kejernihan politik gerakan kiri untuk melawan agresi imperialisme Amerika Serikat dan Israel tanpa menjadi pendukung rezim Iran.
Untuk memahami Iran hari ini, kita perlu kembali ke Revolusi 1979, sebuah ledakan perjuangan rakyat yang membuka kemungkinan besar bagi revolusi sosialis, tetapi berakhir tragis ketika kepemimpinan revolusioner gagal menuntaskan tugas sejarahnya.
Dalam gambaran yang lebih luas, hasil perang ini menegaskan melemahnya dominasi AS dan bergesernya keseimbangan kekuatan dunia.