Setelah hampir tiga dekade, Reformasi terbukti gagal karena tidak pernah membongkar fondasi ekonomi-politik yang melahirkan ketimpangan.
Said Iqbal, Agen Kelas Kapitalis dalam Gerakan Buruh
Said Iqbal dan para birokrat serikat bawahannya telah menyempurnakan seni menjinakkan dan mengendalikan gerakan buruh. Pelayanan ini sangat diperlukan bagi presiden.
Rupiah Anjlok ke Level Terendah Sepanjang Sejarah, Kapitalisme Indonesia Menemui Jalan Buntu
Rupiah yang jatuh semakin dalam menjadi gambaran nyata kebuntuan kapitalisme Indonesia.
Sumitro, Ekonom Jagal Orde Baru
Setelah Suharto berhasil membabat kekuatan terorganisir kelas buruh dan tani, datanglah para ekonom borjuis – dengan Sumitro sebagai “godfather” Berkeley Mafia – untuk menanamkan pohon-pohon modal di atas tanah yang telah basah “subur” oleh guyuran darah jutaan rakyat pekerja.
Lenin, Sosialisme dan Emansipasi Perempuan
Lenin memahami bahwa penindasan terhadap perempuan berakar pada masyarakat kelas, sehingga pembebasannya hanya mungkin dicapai melalui perjuangan kolektif yang menghubungkan emansipasi perempuan dengan revolusi sosialis.
Perspektif Politik 2026: Terus Bersiap untuk Revolusi
Dokumen Perspektif Politik 2026, yang telah didiskusikan dan diratifikasi pada Mei 2026, menegaskan kembali seruan kepada seluruh insan revolusioner untuk bersiap menghadapi revolusi.
Perang Iran jadi Vietnamnya Trump dan Dampaknya bagi Dunia
Perang Iran telah menjadi Vietnamnya Trump, dengan dampak besar pada perjuangan kelas di berbagai negara.
May Day 2026: Reformisme atau Revolusi
May Day 2026 menjadi cerminan gerakan buruh Indonesia, menampilkan perdebatan sesama dua kutub reformisme.
Kecelakaan Kereta Api Bekasi Buah Ketidakpedulian Rejim Kapitalis atas Transportasi Rakyat
1.800 titik perlintasan kereta api untuk waktu yang lama sengaja dibiarkan. Sekarang kecelakaan ini mengungkapkan segalanya.
Bagaimana Kita Bisa Bebas? Kritik Marxis terhadap “The Dawn of Everything”
“The Dawn of Everything,” karya antropolog anarkis David Graeber dan arkeolog David Wengrow, telah dipromosikan secara luas sebagai visi baru yang radikal tentang sejarah manusia. Kami menelaah karya ini dengan kritik Marxis yang ketat, dan mengungkap kelemahan fatal yang melekat dalam pandangan idealis para penulis tentang perkembangan sejarah.
